sekar 💐

fangirling ke ibu para sufi

Beberapa waktu lalu, aku selesai membaca Re: PeRempuan karya Maman Suherman. Ada referensi perempuan sufi di akhir buku tersebut.

spoiler, mungkin

Nama asli Re: adalah Rabi'ah, diambil dari nama perempuan sufi yang singkatnya adalah she's the queen of sufi: Rabi'ah Al-Adawiyyah.

Aku yang memang lumayan tertarik untuk mengenal sufisme, jadi agak tergelitik karenanya. Sedikit baca wikipedia tentang beliau, lalu sudah. Satu hal yang tersimpan di ingatan adalah bahwa beliau suka membawa air dan api waktu jalan-jalan. Alasannya adalah beliau ingin memadamkan api neraka dan membakar surga. Menurutku alasan dan filosofinya sejauh itu lumayan menarik dan cocok denganku. Tapi waktu itu aku hanya sambil lalu saja. Setidaknya aku baca satu dua paragraf tentang beliau.

Lalu, beberapa hari yang lalu entah bagaimana (seingatku aku sedang menonton beberapa video konser MAMAMOO), ada video ini dibawahnya:

Aku agak... kaget. Karena seingatku kolaborasi Rosalía dan Björk mungkin nggak bisa dipentaskan dengan orang-orang pesta sebagai latar belakangnya. Ternyata aku telat tahu kalau mereka berdua sudah kolaborasi lagi di album Rosalía yang baru, LUX.

Aku suka penampilan mereka di BRIT Awards itu. Remix-nya juga menurutku sangat cocok. Padahal biasanya aku kurang suka remix. Mungkin telingaku sudah agak terbiasa dengan German Techno karena Jeden Tag einen deutschen Podcast hören wkkwkwkwkwkwkwkwkwkwkwkkwkwkwwkkwkwkwkkwkwkwkw

Anyway. Aku jadi penasaran dengan Rosalía dan album barunya. Melirik sedikit cover albumnya yang seperti seorang suster yang terjebak(?)

Lalu seperti biasa, aku mendengarkan satu-satu lagu yang ada di albumnya. Satu lagu lain yang menarik perhatianku adalah:

Waktu mendengarkan lagu itu untuk pertama kali, rasanya seperti dekat saja. Karena penasaran banget, akhirnya aku melirik sedikit komentar di video youtubenya. Dan the queen of sufi disebut lagi. Waaaaaaahhhhhhhhhhhh

Tapi sampai sekarang jujur aku masih agak bingung dengan outro-nya. Nadanya seperti agak serakah untuk lagu yang terinspirasi dari seorang yang meninggalkan duniawi. Itu perasaanku aja sih.

Overall aku suka lagunya. Dan sekarang sedang mendengarkan albumnya lagi, on repeat bersama album LUCY yang Childish.

Listen to bleu untuk swaragama-jam-dua vibe.

Slamat syang,

Sekar💐☀️

Postingan ini diedit 7 menit yang lalu.

|

#short-post