sekar ๐Ÿ’

Membuat Bunga-Bunga

Beberapa minggu belakangan ini, aku sedang membuat bunga-bunga. Sebelumnya, aku pernah bikin dan aku ceritakan singkat disini. Bunga-bunga yang kubuat waktu itu banyak yang sudah berpindah tangan ke banyak orang. Mungkin ada yang ikut Simbah berpakaian cantik berjalan-jalan setiap hari dari Madukismo ke Kota, ada yang mungkin berkelana di seluruh tempat di Solo, ada yang ikut kuliah, ada yang ikut kerja setiap hari, bahkan ada yang tersimpan rapi di kamar seseorang, dan ada juga beberapa yang masih bergelantungan di tasku.

Aku suka membuat bunga-bunga. Project rajutan yang lumayan niat yang pernah aku buat adalah buket bunga rajut untuk hadiah beberapa temanku yang wisuda. Waktu itu, alasan utamaku adalah aku merasa pola-pola yang ada disini lumayan mudah untuk diikuti dan menurutku cakep-cakep. Kebetulan juga aku sedang menyiapkan diri untuk wisuda, beberapa temanku juga ada yang akan menyusul wisuda.

Jadi, aku buat beberapa.

IMG_20240827_111759

IMG_20240827_111924

Ini dua buket terakhir yang aku buat. Dua yang ini, aku yang membungkus mereka, jadi sangat tidak profesional wkwkwkw Sebelumnya, buket-buket yang kubuat dibungkuskan oleh temanku yang spesialis pembuat buket, jadi sangat rapih. Sayangnya aku belum mengulik lagi foto-fotonya. Lain waktu akan kutambahkan.

Lalu, aku membuat bunga dalam bentuk lain. Salah seorang kawanku pernah share postingan instagram (yang tidak bisa kubuka sepenuhnya itu) tentang tatakan gelas yang berbunga-bunga seperti ini. Aku berjanji akan membuatkannya untuk dia, rencananya pengen aku kasih ke dia saat dia menikah. Tapi belum selesai sampai satu bulan setelahnya wkwkwk jadilah hadiah random saja.

IMG_20250530_213118

proses

Itupun aku agak lembur buatnya, karena pengen banget selesai. Aku suka bikinnya, apalagi bagian bunga-bunganya. Itu kalau dilipet jadi buket bunga juga hihihi lucuk

Sebenarnya aku bikin headband dan headscarf berbunga-bunga juga. Tapi males nyari fotonya wkwkwk Waktu rambutku masih panjang, aku sering pakai. Rasanya jadi tambah tjantik gitoe hehehe Lama setelahnya, baru aku memutuskan untuk membelah benang-benang milk cotton yang aku punya jadi satu ply saja. Aku kurang suka pakai wearable yang berbahan milk cotton. Rasanya aneh aja, jadi aku ingin mendayagunakan benang-benang yang sudah ada. Karena memang sisa membuat bunga-bungaan, jadi aku memutuskan untuk membuat bunga lagi.

Gantungan kunci adalah andalan kalau mau menghabiskan sisa benang apapun. Awalnya aku coba bikin pakai 5 ply dulu. Tapi menurutku masih agak besar ukurannya. Aku pengen gantungan kunci yang imut imut kecil mini gitu hihihi Jadilah benang satu ply aku buat dengan mengikuti pola untuk benang 5 ply. Tidak salah, malah lebih imut (setidaknya menurutku).

Saat membuat bunga-bunga ini, aku juga jadi ingat kalau aku belajar crochet aslinya juga karena melihat konten-konten micro crochet. Jadi tidak melenceng jauh kalau aku memutuskan untuk membuat gantungan kunci dengan hakpen rose nomor 13 (akhirnya aku tahu merk hakpen misterius seribuan itu wkwkw). Dan setelah membuat beberapa dan menghadiahkannya ke beberapa orang, aku memutuskan untuk membuat lebih banyak lagi. Ini penampakan sebagian kecil stok bunga-bunga yang belum disatukan jadi buket (saya pengen pamer tapi nggak pandai ngefoto):

IMG_20260827_101215

Ini ukuran salah satu bunga yang lumayan besar. Bunga daisy ini kebanyakan berdiameter 130 mm dengan tinggi 320 mm. Aku yakin nggak akan sama satu sama lainnya tergantung mood yang bikin wkwkw Tapi satu bunga ini biasanya aku buat selama satu lagu (well, more or less sih, rata-rata segitu lah)

IMG_20260827_101504

Ditengah-tengah membuat 50 set bunga-bunga kecil itu, tentu saja terasa bosan diri ini. Jadi, aku coba bikin variasi buket lain juga. gantungan kunci buket bentuk ini yang biasanya ada di pasaran per-crochet-an. Karena memang gampang dibuat bunga-bunganya. Ini buket bunga mawar 9 warna (seadanya aja warnanya hehe). Masing-masing mawar disini berukuran 70 - 100 mm belum dengan daunnya. Keseluruhan buketnya berdiameter besar 350 mm dan tinggi 400 mm. Aku suka bikinnya, terutama bagian ruffle hihihi lucuk Terus ini juga nggak aku lem, aku jahit satu-satu bunganya. Maklum, agak bosen aja. Ternyata masih seamless juga kok kelihatannya. Cuma emang lama aja.

IMG_20260827_101527

Aku juga penasaran bikin amigurumi mini dengan jarum-jarum crochet baru (ukuran 0.7 mm, 0.6 mm, dan 0.5 mm) menggunakan benang-benang sulam 2 ply. Hasilnya lumayan juga untuk ukuran pertama kali bikin. Aku jadi punya 6 teman gurita kecil seukuran satu tombol keyboard hihihihi

IMG_20260827_101401

Oh, itu hakpennya aku pasangin baju supaya nggak dingin dan keringetan aja hehehehe Udah lusuh banget bajunya nggak ganti-ganti sejak....... nggak tahu kapan. Tapi setidaknya berguna.

Per hari ini, aku baru selesai bikin 50 set bunga-bungaan dan 25 wrapping papernya. Juga dua set bunga mawar merah dan satu badan buket versi ruffle. Juga enam teman gurita dan satu teman kucing dan satu potong buah semangka.

IMG_20260829_161631

Buah semangka ini aku dapat polanya waktu iseng buka akun facebook kerjaan (yah, kerjaanku memang ada yang pakai sosmed, aku pegang banyak page orang di akunku ini haha akun mahal) dan lewat aja nih postingan pola orang.

Ngomong-ngomong tentang kerjaan, ini adalah alasan kenapa aku banyak foto-foto hasil rajutanku di depan laptop atau malem-malem saat pencahayaan kurang banget. Aku biasa ngerajut sambil kerja. Alasanku belajar merajut juga karena rasanya capek ngerjain sesuatu yang hanya bisa dinikmati di layar aja. Jadi aku menjadikan sesuatu (rajutan) saat bekerja juga. Harapannya, setidaknya ada sesuatu yang jadi selain entah-apa-yang-ada-di-dalam-layar-itu.

Aku nggak merasa terganggu juga dalam bekerja. Karena dari awal kerja juga sering sambil membaca, nonton drakor, kuliah, KKN, ngerjain skripsi, masak, mandi, dan berak. WKWKWKW Ini adalah salah satu keuntungan bekerja remote sendirian. Tapi kebanyakan kerjaanku menunggu loading juga sih, jadi nggak masalah. Apalagi sekarang banyak klien yang minta pakai AI waktu kerja, jadi........ yah lebih banyak waktu nunggu lagi. Jadi, sama sekali nggak ganggu kerjaan.

Inilah kenapa, kawan-kawan, alasan saya bisa seproduktif ini. Alias saya booooooossssaaaaaaaaannnnnnnnnn parah kalau nggak ngapa-ngapain di depan layar laptop.

Sekarang, pertanyaannya adalah buat apa bunga-bunga yang sampai 50 set itu?

Untuk saat ini, jawabanku adalah nggak tahu.

Mungkin dijual? Aku belum mikir harganya sih, tapi aku yakin akan ada diatas rata-rata, karena ini masuknya nyaris micro crochet (yang mana kata orang skill mahal, gatau sih ya saya otodidak dan nolep haha)

atau bisa jadi suvenir pernikahan? (aku belum akan menikah dalam waktu seminggu kedepan, belum ketemu calon juga nvm)

Atau dibagi-bagikan? (bisa jadi ini alternatif paling menyenangkan untuk dilakukan, entah ke mana, siapa, dan bagaimana caranya)

Nggak tahu. Yang jelas, aku nggak akan keluar menghadapi dunia yang keras ini dengan 50 gantungan kunci buket bunga bergelantungan di tasku. Kasihan my baby yang imut imut kicil itu.

Yang jelas, selama 20 hari ini aku amat sangat bahagia bisa menghasilkan uang sambil menghasilkan teman-teman kecil baru.

Hari ini, aku ingin membuat kucing seupil (kalau berhasil) dan lanjut membuat wrap buket bunga dan lanjut bekerja hahahahahahahahahahahaha apa itu libur hahahahahaha (alhamdulillah nggak libur).

Semoga liburanmu menyenangkan!

Salam,

Sekar๐Ÿ’๐ŸŒป๐ŸŒผ๐ŸŒท๐ŸŒน๐Ÿชป๐ŸŒบ๐ŸŒธ๐Ÿ’ฎ๐Ÿต๏ธโ˜˜๏ธ๐Ÿฉท๐Ÿ’

Postingan ini diedit 4ย hari, 8ย jam yang lalu.

|

#buah-tangan