Knit Sisa Benang!
Mari menghabiskan benang-benang katun. Tujuan project ini adalah untuk refreshing aja setelah banyak hari terlewati dengan crochet mulu. Hari ini pengen knitting hihihi
Sisa Benang Katun DK Weight
Mulai pada Jumat, 09 Oktober 2026, 10:57:19
Dimulai dengan bola-bola benang yang dibuat dengan cara menyambungkan benang-benang sisa dengan cara ditali sehingga menjadi segini banyak:
Hihi nggak tahu bakalan jadi seberapa besar kain kalau cuma sebesar jeruk baby yang paling baby ini. Tapi ini knit, jadi kemungkinan tidak akan menemui yarn chicken (diucapkan dengan kepedean tingkat tinggi).

Mari mulai. Cast on 24 stitches. 2 row pertama dan terakhir untuk garter stitch supaya nggak menggulung-nggulung hasil akhirnya. Row diantaranya stockinettte stitch biasa aja. 2 stitch pertama dan terakhir juga untuk garter stitch supaya nggak nggulung-nggulung juga hasilnya.

wkwkwkwk kelihatan warnanya ngawur banget.

makin ngawur nih warnanya.

ini benang warna orange/kekuningan/keemasan ini lembut pol pengen banget beli lagi terus jadiin bantal. Tapi aku dulu beli dari anak twitter, jadi gabisa tanya-tanya lagi huhu :(

BTW benang warna putih tu agak lebih kecil daripada kawan-kawannya. Mungkin masih tergolong DK weight sih, tapi agak kecil(?) kayaknya bakalan pengaruh ke hasil akhir deh.

yaaaaahhhh kelihatan jadi miring pas di benang warna putih. Mana banyak pula ini. Gapapa lah. Masih bisa dipake juga.

WWKWKKWKWKWW oleng banget kak wkkwkwkwkw

Miring sekaliiiiii Apakah anda saudara menara piza? wkwkwkwk
BAH! Kutaklukkan yarn chicken itu! Hahahahahahah Pas banget! Hehehehehehe

Sisa benangnya dibikin gantungan pakai chain stitch pakai crochet hook. Oh iya, ini aku pakai double pointed needle ukuran 5.0 mm tapi knit in flat aja.
Hasil akhirnya berukuran lebar 14 cm dan panjang 15 cm. Dan miring parah wkwkwk dan selembut selimut rajut yang sebelumnya telah dibuat dengan benang-benang yang sama.
Kain kotak ini akan saya gunakan sebagai kain lap di workspace saya. Semoga berguna.
Selesai pada Jumat, 09 Oktober 2026, 13:13:45
Sisa Benang Fingering Weight - Hati-Hati
Mulai pada Jumat, 09 Oktober 2026, 15:19:02
Aku masih punya beberapa benang fingering weight yarn sisa bikin buket dulu. Warna yang banyak adalah warna putih, jadi ingin aku berdayakan dulu yang warna putih. Rencananya, aku akan mengikuti tutorial ini dalam bentuk tulis di blognya untuk membuat hati. Hati-hati itu akan aku gunakan sebagai kapas pakai ulang, karena warnanya yang putih bersih. Coba nanti lihat dapat berapa hati yang bisa dihasilkan dari segini benang:

Hati pertama yang aku buat, polanya yang paling sederhana aja, kebutuhan skillnya adalah knit stitch, increase, dan decrease saja. Knit in flat tentu saja. Berikut adalah step-stepnya:

Konstruksi hati ini dibikin dari samping ke samping, jadi kelihatannya merajut setengah hati dulu baru bisa jadi penuh hatinya wkwkw
Aku bikin tiga biji hati yang begini. Ukurannya paling besar diantara semua hati lainnya. Teksturnya cocok kalau dipakai untuk eksfoliasi kulit wajah. Mungkin karena benangnya juga nggak terlalu lembut, jadi yaaahh masih okelah buat kulit badakku, tapi kalau untuk kulit yang lembut nan sensitif, mungkin sudah terlalu kasar.
Next adalah hati-hati kecil yang menurutku polanya akan lebih lembut daripada sebelumnya. Juga konstruksinya sangat berbeda dibanding sebelumnya. Kali ini dari bawah ke atas. Ini prosesnya:

Ukurannya nyaris setengah dari hati sebelumnya, tapi masih oke buatku. Aku suka. Cuma karena ini full stockinette stitch, jadi secara natural hasil jadi kainnya akan melungker di bagian pinggir-pinggirnya. Jadi, yaaahhh seperti itu bentuknya. Sebenarnya juga ini biasanya dibikin stuffed heart dengan menggabungkan dua hati jadi satu lalu diisi dengan fluff-fluff biar ginuk-ginuk bentuknya. Tapi jadi face wipes ga akan jadi masalah.
Eniwey, sudah cukup sepertinya enam hati.
Mencoba Tunisian Crochet
Oh iya, ini udah nggak ada tracking waktunya ya. WKWKKWKW Sorry, I have a lot of time but no sense of it. Gapapa yang penting lanjut lah ya.
Dengan sisa benang putih yang masih banyak dan kepedean tingkat tinggi, aku mencoba tunisian crochet dengan tutorial menyenangkan ini. Ini beneran pertama kalinya aku nyoba tunisian crochet dan menurutku..... boros bener benangnya huhuhuhu
Aku nggak ngefoto step by stepku karena agak kesel karena satu baris aja habis segitu benang wkwkkw

Tapi gapapa, yang penting udah pernah nyoba kan.
Itu adalah gambaran kekesalanku, kurang lebih. Bisa dilihat setebal apa hasil tunisian crochet. Tapi emang hasilnya mirip banget sama knitted sih kainnya. Tapi tuebel banget.
Mari kembali ke knit aja.
Sisa Benang Fingering Weight - Linen Stitch
Memang anaknya nggak bisa kalau diajak boros-borosan saya ini wkwkw
Jadi demi menghemat benang tapi sambil menghabiskan banyak bahan juga, mari membuat kain dua warna sekaligus. Aku milih stitch ini yang cantik banget. Aku cast on di 15 stitch aja, biar kecil imut unyu seperti aku uwuwuwuw

Seperti yang terlihat, jadilah enam biji persegi empat dengan kombinasi warna putih-kuning dan kuning-putih. Aku suka proses knit linen stitch ini, apalagi hasil akhir kainnya nggak ngelungker-ngelungker. Cumaaaaaaa weave in ends nya itu yang... masih mumet saya wkwkkw bukan keggiatan favorit sih. Jadi sampai hari ini masih agak dianggurin. Tapi gapapa. Setidaknya sudah jadi.
Akhirnya
Sisa benangnya masih tersisa segini:

Yang tunisian crochet akan aku bongkar lagi sih, aku kurang suka dengan ketebalannya.
Jadi, selama... nggak-tahu-berapa-hari-ini, aku menghasilkan:

Enam hati dan enam kotak.
Yah.
Dan kebahagiaan kecil yang nggak terlihat di foto-foto karena bisa kembali mengunjungi hobi yang satu ini.
Juga, ingat-ingat kalau semua hal nggak perlu berhasil sepenuhnya dan sama sekali nggak perlu sempurna. Pun kadang nggak perlu selesai, gapapa. Asalkan sudah dicoba, ada yang namanya lanjut sampai akhir dan ada yang namanya balik kembali ke awal. Seperti kata ONEUS:
Semoga semua orang juga senantiasa berbahagia tanpa kesempurnaan sekalipun!
Salam panas-panas-hot-hot-pop,
Sekar💐🩷⬜🧶