sekar ๐Ÿ’

menyederhanakan lagi sebuah proses

Aku barusan bikin beberapa bases di obsidian.

Aku ngerasa bodoh banget karena baru inget tentang plugin baru yang satu ini, karena dulu begitu ada kabar tentang plugin ini aku langsung cobain. Tapi tidak terlalu niat, cuma ingatanku akan plugin ini adalah mirip banget dengan Notion database. Mungkin konsepnya memang mirip.

Anyway, tadi aku baru ingat dan segera mencari sedikit informasi tentang plugin ini di youtube dan di website resminya lalu mencoba membuat dua tabel untuk menggantikan perintah dataview yang sudah ada. Aku memutuskan untuk menghapus plugin dataview dan mengganti dengan bases. Pertimbanganku adalah vaultku yang belum jalan sebulan ini saja sudah menampung nyaris 100 file, jadi mungkin perkembangannya akan sangat cepat. Kalau nanti sudah mencapai seribu file saja, mungkin dataview bakalan memperlambat proses buka aplikasi obsidian di gawaiku. Padahal aku ingin cepat nulis dan kembali menjalani kehidupan gitu. Secara teori, bases sebagai plugin inti seharusnya tidak akan menghambat proses loading saat membuka aplikasi. Jadi, aku akan menggunakannya.

Sebuah update juga, obsidian sudah merilis fitur widget di aplikasi mobile-nya. Bersama dengan Smart Launcher, aku jadi bisa langsung swipe ke atas dan sat set nulis apapun yang lewat di kepala ke obsidian. Sudah beberapa hari ini kalau tidak salah updatenya. Dan selama itu pula setiap kali buka ponsel, aku langsung otomatis swipe ke atas bahkan ketika nggak berencana nulis apapun. Tapi malah jadi nulis banyak wkkwwk Jadi lupa kalau buka hape karena mau cek apa ada wasaf yang masuk (nggak ada, btw).

Yaaaaahhhh begitulah~~

Sekarang, ini tampilan dashboard-ku:

Screenshot from 2026-01-19 21-41-15

Aku belum nyobain di hape, tapi seharusnya sih bikin lebih fokus ke tulisan-tulisan yang sedang dalam proses aku tulis.

Oh iya! Aku hari ini menulis jurnal dengan metode interstitial journaling (kalau salah nulisnya bodo amat, sedang agak malas periksa :') Ini kalau mau ngintip halaman pertama, siapa tahu ada yang mau coba dan bingung mau tulis apa kalau menulis dengan metode itu:

edited-journal_20260119_2152

Isinya cuma rencana (yang tidak terlaksana sepenuhnya), catatan waktu merajut kos kakik (sudah selesai sebiji barusan), catatan nonton yutup (videonya bagus), sepotong ingatan aneh, dan latihan hand lettering tipis-tipis dengan cat air. Karena ukurannya A6 yang asix, buku jurnalku kali ini emang gampang banget terisi penuh, jadi rasanya udah nulis banyak, padahal baru dikit nulisnya. Sampai jam 10 malam ini, sudah ada 3 halaman yang nyaris terisi penuh. Padahal seharian tadi cuma tidur wkwkkw (hari Senin adalah hari santaiku yuhuuu~)

Udah segitu dulu. Semoga mimpi indah!

Love,

Sekar๐“ข๐ŸŒทอ™ึ’

Postingan ini diedit 4ย minggu yang lalu.

|

#menulis #short-post